Bitcoin Bersiap Tembus $120K, Pasar Abaikan Potensi Pemotongan Suku Bunga
Harga Bitcoin terus bergerak di kisaran $103.000 pada pembukaan pasar Wall Street 14 Mei. Para trader menilai ini sebagai fase konsolidasi sebelum potensi kenaikan berikutnya.
Meski indikator makro tampak kurang mendukung aset berisiko, sebagian besar pelaku pasar tetap optimis terhadap tren naik jangka pendek.
Bitcoin Perlu Rebut $108.000 untuk Breakout
Menurut data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, Bitcoin akan terus tertahan di sekitar $103.000. Hari sebelumnya, harga sempat menyentuh $105.000, namun momentum tak mampu bertahan.
Trader populer Byzantine Trader menilai Bitcoin tampak kuat secara teknikal, tetapi kemungkinan besar akan bergerak sideways sementara waktu. “Itu kabar bagus untuk altcoin,” katanya di X.
Trader lain, Roman, juga akan meyakini bahwa Bitcoin masih berpotensi naik lebih tinggi. Ia menyebut, konsolidasi saat ini dapat menjadi sinyal lanjutan tren. “Secara makro, saya rasa bull market Bitcoin hampir selesai. Tapi masih ada ruang untuk kenaikan jangka pendek,” tulisnya.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Turun Usai Rilis CPI
Pada sisi makro, pengaruhnya masih terbatas karena belum ada rilis data inflasi baru dari AS. Hari sebelumnya, Indeks Harga Konsumen (CPI) datang lebih rendah dari perkiraan pasar. Namun, itu belum cukup memicu reli baru di pasar kripto.
Perhatian kini beralih ke data Producer Price Index (PPI) yang akan rilis 15 Mei.
Firma trading QCP Capital mengatakan bahwa kebijakan hawkish The Fed masih sangat memengaruhi ekspektasi pasar. Harapan akan pemangkasan suku bunga di paruh pertama 2025 kini semakin pudar.
“Data CPI memang memberikan harapan, tapi The Fed tetap berhati-hati,” tulis QCP di saluran Telegram mereka. “Mereka tetap mengandalkan data dan mencermati dampak tarif terhadap pengangguran dan inflasi.”
Data dari CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa pasar kini memperkirakan pemotongan suku bunga baru akan terjadi pada pertemuan bulan September. Jumlah pemotongan yang diprediksi untuk tahun 2025 juga dikurangi dari empat menjadi dua.
