Kontroversi Theo Hernandez di AC Milan Musim 2024/2025: Dari Insiden Lapangan hingga Kartu Merah
Olahraga – Theo Hernandez, bek kiri andalan AC Milan, menjadi sorotan musim 2024/2025 bukan hanya karena permainannya, tetapi juga karena sejumlah kontroversi. Mulai dari sikapnya di lapangan hingga kartu merah akibat diving, performa pemain Prancis ini banyak dipertanyakan.
Meski dikenal sebagai salah satu bek terbaik di dunia, musim ini Theo justru mengalami penurunan performa. Selain itu, beberapa tindakannya memicu kritik, baik dari penggemar, pelatih, hingga legenda klub.
Sikap Tak Hormat di Laga Lazio vs AC Milan
Dalam pertandingan melawan Lazio, Theo Hernandez dan Rafael Leao memulai laga dari bangku cadangan. Saat masuk ke lapangan, keduanya memberikan dampak signifikan. Namun, kontroversi muncul saat jeda pertandingan.
Ketika tim berkumpul di tepi lapangan untuk menerima instruksi dari pelatih, Theo dan Leao justru berdiri di sisi lapangan yang berbeda, tampak enggan terlibat dalam diskusi tim. Sikap ini dinilai sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap tim dan pelatih, memunculkan kritik dari berbagai pihak.
Kegagalan Penalti di Laga Fiorentina vs AC Milan
Insiden lain terjadi dalam laga melawan Fiorentina. Theo mengambil alih eksekusi penalti dari Christian Pulisic, tetapi gagal mencetak gol. Ironisnya, sebelumnya ia juga melakukan pelanggaran yang menyebabkan Fiorentina mendapatkan penalti, meskipun Moise Kean gagal mengeksekusinya.
Setelah pertandingan, situasi semakin buruk ketika Theo melontarkan komentar yang dianggap tidak pantas kepada wasit. Akibatnya, ia dijatuhi larangan bermain dalam dua pertandingan berikutnya melawan Udinese dan Napoli.

Kritik Paulo Fonseca Usai Laga vs Red Star
Meski AC Milan meraih kemenangan atas Red Star, pelatih Paulo Fonseca tetap mengkritik sikap beberapa pemainnya. Ia menilai ada pemain yang kurang menunjukkan komitmen dalam pertandingan penting tersebut.
Fonseca bahkan mengancam akan lebih memilih pemain muda jika para pemain senior tidak menunjukkan dedikasi yang lebih besar. Salah satu pemain yang diduga menjadi sasaran kritiknya adalah Theo Hernandez, yang kemudian menjalani pertemuan khusus dengan pelatih di Milanello.
Kartu Merah karena Diving di Laga vs Feyenoord
Puncak kontroversi Theo terjadi saat AC Milan menghadapi Feyenoord di leg kedua playoff fase gugur Liga Champions. Milan unggul 1-0 dan membutuhkan satu gol tambahan untuk lolos. Namun, Theo justru melakukan diving di kotak penalti lawan, yang berujung kartu kuning kedua dan kartu merah.
Kehilangan Theo membuat Milan kehilangan kontrol permainan. Feyenoord akhirnya menyamakan skor menjadi 1-1, dan secara agregat Rossoneri kalah 1-2, sehingga harus tersingkir dari Liga Champions.
Akibat insiden ini, Theo mendapat kritik tajam dari fans, media, hingga legenda klub. Meski sudah meminta maaf, jika insiden serupa terjadi lagi, bukan tidak mungkin manajemen Milan mulai mempertimbangkan masa depannya di klub.
