Apakah Harga Bitcoin Akan Turun Lagi?

Apakah Harga Bitcoin Akan Turun Lagi?

Apakah Harga Bitcoin Akan Kembali Jatuh?

Harga Bitcoin kembali menghadapi tekanan setelah gagal menembus level kunci di $106.000. Kegagalan ini memicu kekhawatiran bahwa potensi koreksi harga bisa terjadi dalam waktu dekat.

Poin Penting:

  • Harga Bitcoin telah pulih 36% dari level terendah $74.500, namun menemui resistensi kuat di $106.000.
  • Likuiditas mulai terkonsentrasi di sisi bawah, terutama di area $93.000.
  • Sebanyak 97% pemegang Bitcoin saat ini berada dalam posisi untung, yang dapat memicu aksi ambil untung secara besar-besaran.

Harga Bitcoin Rebound Terbatas di Tengah Tekanan Teknis

Setelah mengalami pemulihan signifikan dari level terendah pada April, harga Bitcoin masih belum mampu menembus dan bertahan di atas $106.000. Ini menunjukkan bahwa pasar mulai kehilangan momentum, dan level ini menjadi area resistensi yang kuat. Penolakan harga dari zona ini sebelumnya memicu penurunan tajam, yang bisa terulang jika pola ini kembali terjadi.

BTC/USD daily price chart. Source: Cointelegraph/TradingView

Mayoritas Investor Kini Dalam Posisi Untung

Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa saat Bitcoin diperdagangkan di sekitar $102.000 pada 15 Mei, hanya sekitar 2,8% investor yang masih mengalami kerugian. Artinya, sekitar 97% pasokan Bitcoin berada dalam kondisi profit.

Kondisi ini mencerminkan pasar yang mulai panas (overheated), yang kerap kali mendahului fase koreksi. Ketika sebagian besar investor melihat peluang merealisasikan keuntungan, tekanan jual bisa meningkat dan mendorong harga turun.

Open Interest Derivatif Harga Bitcoin Meningkat Tajam

Minat terbuka (open interest) di pasar derivatif Bitcoin mencapai hampir $67,5 miliar pada 14 Mei, mendekati level tertinggi sebelumnya. Selain itu, data menunjukkan bahwa kontrak berjangka Bitcoin di CME mencapai 146.950 BTC, tertinggi dalam 90 hari terakhir.

Saat permintaan kontrak berjangka meningkat pesat, hal ini sering kali diikuti oleh koreksi tajam seperti yang terjadi pada akhir Januari, ketika Bitcoin turun hampir 16% hanya dalam satu minggu.

Resistensi Kuat di $106.000

Secara teknikal, area antara $106.000 hingga $109.000 adalah zona resistensi utama yang telah beberapa kali menahan laju kenaikan harga. Gagal menembus dan mengubah zona ini menjadi support bisa membuka jalan bagi tekanan jual lebih lanjut.

Jika tekanan ini berlanjut, harga Bitcoin berisiko turun ke area pembukaan tahun di sekitar $93.000. Data dari CoinGlass juga menunjukkan adanya konsentrasi order jual besar di atas $106.000, memperkuat sinyal resistensi di level tersebut.

Kesimpulan

Meskipun Bitcoin telah mencatatkan pemulihan signifikan sejak awal April, ketidakmampuan untuk menembus resistensi kunci di $106.000 dan sinyal-sinyal teknikal serta on-chain lainnya menunjukkan adanya risiko koreksi jangka pendek. Investor disarankan untuk tetap waspada, mengingat potensi pengambilan keuntungan dapat menekan harga dalam waktu dekat.